Peringatan mandi tetap berlaku di dua pantai pesisir utara selama akhir pekan

mandi

Pengunjung di pantai utara telah diingatkan tentang saran sementara terhadap pemberitahuan mandi di Portstewart Strand dan Downhill akhir pekan ini karena adanya alga biru-hijau.

Berenang saat ini tidak disarankan di kedua lokasi tersebut, dan meskipun peningkatan kadar alga biru-hijau juga telah terdeteksi di Pantai Castlerock, tidak ada larangan mandi di sana saat ini, tetapi akan terus dipantau.

Departemen Pertanian, Lingkungan Hidup, dan Urusan Pedesaan (DAERA) mengatakan tim perairan pemandiannya mencatat alga pada “tingkat waspada merah” di Pantai Portstewart pada hari Selasa.

Dalam unggahan media sosial pada hari Jumat, The National Trust, yang mengelola Portstewart Strand, menghimbau pengunjung untuk tetap waspada.

Sementara pantai seperti Portstewart Strand dan Downhill tetap dibuka untuk umum, para pejabat menghimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan menghindari kontak dengan air.

Keluarga dan pemilik hewan peliharaan khususnya diminta untuk lebih berhati-hati, dengan saran bahwa anak-anak dan hewan harus dijauhkan dari garis pantai.

Daera mengatakan pihaknya akan terus memantau kualitas air dan berharap dapat memberikan pembaruan minggu depan.

Alga biru-hijau telah hadir di Lough Neagh sepanjang musim panas.

Kondisi cuaca terkini telah menyebabkan sebagian tikar alga mengalir di sepanjang Sungai Bann Hilir ke pantai utara.

Pada bulan Agustus, larangan mandi terkait alga pertama di pantai diberlakukan di Benone tetapi kemudian dicabut beberapa hari kemudian.

Sementara itu, siapa pun yang yakin telah melihat alga biru-hijau didorong untuk melaporkannya melalui aplikasi khusus Badan Lingkungan Irlandia Utara.

Apa itu alga biru-hijau?

Alga biru-hijau, yang secara teknis dikenal sebagai cyanobacteria, adalah kumpulan organisme mikroskopis yang secara alami terdapat di danau dan sungai.

Dalam kondisi tertentu, alga biru-hijau dapat tumbuh subur di perairan permukaan yang hangat, dangkal, tidak terganggu, kaya nutrisi yang menerima banyak sinar matahari.

Bila hal ini terjadi, alga biru-hijau dapat membentuk mekar yang mengubah warna air, atau menghasilkan tikar atau buih yang mengapung di permukaan air.

Penyakit ini dapat menyebar dengan cepat, dengan jumlah bunga mulai berlipat ganda setiap tujuh hingga 14 hari.

Meskipun beberapa alga biru-hijau dapat menghasilkan racun, kita tidak dapat mengetahuinya hanya dengan melihat. Bagi hewan peliharaan, ternak, dan satwa liar, ledakan populasi alga biru-hijau ini bisa sangat berbahaya.

Jika orang terpapar alga biru-hijau tingkat tinggi, baik melalui kontak dengan semburan air, menelan air atau menghirup tetesan udara, dapat menimbulkan dampak kesehatan.

Gejalanya dapat berupa diare, mual atau muntah, iritasi kulit, mata atau tenggorokan; serta reaksi alergi atau kesulitan bernapas.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *